Terungkap ! AC Milan Sebenarnya Yang Jual Ibra

Zlatan Ibrahimovic sempat dianggap sebagai pemain yang mata duitan ketika menerima pinangan dari raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germian dan meninggalkan AC Milan pada bursa transfer musim panas tahun 2012 silam. Tapi baru-baru ini terungap sebuah fakta bahwa ternyata pihak AC Milan yang justru menjual pemain Swedia tersebut.

Terungkap ! AC Milan Sebenarnya Yang Jual Ibra

Sebagaimana diketahui, Zlatan Ibrahimovic dulunya memang dikenal sebagai salah satu bintang andalan AC Milan, sebagaimana penyerang Internasional Swedia itu bergabung dari Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun 2010. Namun karirnya bersama dengan Rossoneri berlangsung singkat, pada bursa transfer musim panas tahun 2012, Ibra hengkang dari Milan dan menerima pinangan dari raksasa Ligue 1 Prancis, Paris saint-Germain.

Ketika itu banyak yang menuding eks Juventus ini sebagai mata duitan, karena mendapat gaji yang besar di PSG. Tapi faktanya baru diungkap Ibra belum lama ini dalam buku Autobiografi terbarunya, dimana pemain yang sekarang membela LA Galaxy itu mengungkap fakta bahwa sebenarnya pihak AC Milan lah yang menjualnya ke PSG.

“Galliani bilang kepada saya, ‘Jangan khawatir, Zlatan, kami tak akan menjualmu’. Beberapa minggu kemudian, saat sedang berlibur di rumah di Vaxholm, saya baru pulang dari bermain jet ski dan mendapati lima missed call dari [agennya] Mino Raiola.”

“Kami lantas berbicara dan ia mengatakan, ‘Oke, Leonardo akan meneleponmu.’ Leonardo? Leonardo yang mana? Kemudian saya menyadari yang dimaksudnya adalah Leonardo direktur olahraga PSG. Saya bilang kepada Mino: ‘Dengar, saya tak akan menjawab telepon Leonardo karena Galliani telah mengatakan saya tak akan dijual musim panas ini.’ Mino lantas berkata, ‘ya, saya tahu, tetapi kau sebenarnya sudah dijual’.” ungkap Ibra dalam bukunya, seperti dinukil Aftonbladet.

Ibra menghabiskan empat tahun karirnya bersama dengan Paris Saint-Germain, memenangkan empat titel Ligue 1 Prancis diantarnaya dan jadi top skorer sepanjang masa klub, sebelum kemudian rekor tersebut dipecahkan edinson Cavani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *