Sergio Ramos Bantah Berniat Cederai Pemain Lawan

Bek andalan sekaligus Kapten Real Madrid, Sergio Ramos membantah klaim yang menganggap bahwa dirinya dengan sengaja mencederai pemain lawan. Sebagai defender, Ramos menegaskan bahwa tugasnya hanya mengawal pertahanan timnya, tidak lebih, dan soal Milan Havel, Ramos mengaku sudah meminta maaf kepada pemain Viktoria Plzen tersebut.

Sergio Ramos Bantah Berniat Cederai Pemain Lawan

Real Madrid menjamu Viktoria Plzen dalam lanjutan fase Group Liga Champions Eropa musim ini yang telah memasuki matchdays ke-4. Dalam pertandingan tersebut, Los Blancos yang bermain sebagai tuan rumah menang tanpa hambatan dengan skor akhir telak 5-0. Namun ada salah satu insiden yang menarik perhatian banyak pihak, tak lain tentang aksi tak terpuji yang dilakukan kapten sekaligus bek andalan Real Madrid, Sergio Ramos.

Dalam pertandingan tersebut, entah sengaja atau tidak Ramos mencederai salah satu pemain tim tamu, Milan Havel. Dalam tayangan ulang, terlihat jelas bahwa pemain berusia 30 tahun ini menyikut wajah dari Havel. Karena sikutan tersebut, Havel sampai mengalami pendarahan pada bagian wajahnya dan langsung dibawa ke Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kabarnya, ada cedera serius yang terjadi pada tulang hidung pemain Viktoria Plzen itu.

Jelas aksi tak terpuji ini membuat ramos dikecam sejumlah pihak, sebagian menganggap pemain spanyol memang sengaja mencederai pemain lawan. Pasalnya sudah beberapa kali Ramos tertangkap kamera melakukan pelanggaran yang berpotensi menghadirkan cedera berat, seperti saat final Liga Champions Eropa tahun lalu melawan Liverpool, dimana pelanggaran terhadap Salah membuat pemain Mesir ditarik keluar saat laga baru berjalan 20 menit.

Mengenai tudingan tersebut, Ramos dengan tegas membantahnya, dia menegaskan bahwa sama sekali tidak ada rencana untuk melukai atau mencederai pemain lawan.

“Tidak ada kesengajaan, jauh dari itu, untuk melukai sesama pesepakbola profesional. Saya pergi untuk berbicara dengannya [Havel] selepas pertandingan, tapi ia tidak ada di sana jadi saya hanya mengirimkan sebuah pesan. Saya tidak pernah berniat mencederai pemain lain. Saya tidak akan menjadi orang yang merespons pihak-pihak yang mengkritik saya, untungnya saya bisa menjawab mereka di lapangan.” demikian tegas pemain berusia 32 tahun tersebut melalui laman Marca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *